Pengertian Gudang Dalam Arti Statis

Jadi, gudang diartikan sebagai tempat menampung, menyimpan dan mendistribusikan barang-barang serta ada unsur manusia (orang) untuk mengatur (mengelola) barang-barang yang ada didalamnya. Gudang dalam arti dinamis (gudang penyaluran) : tempat atau bangunan untuk menyimpan dan mendistribusikan barang-barang baik dari hasil pembelian maupun hasil pembuatan sendiri. Gudang” adalah penyedia jasa perorangan maupun sebagai penyedia jasa berbadan hukum yang memberikan layanan penyimpanan, pengelolahan, dan pengiriman barang dagangan.

A) Gudang dalam arti statis (gudang persediaan) :Tempat atau bangunan tertutup didalamnya terdapat barang – barang serta tidak seorang pun yang boleh masuk kecuali pegawai yg diserahi tugas. Pergudangan komoditas khusus digunakan untuk produk pertanian khusus seperti biji padi, wol dan katun, biasanya masing-masing gudang ini menyimpan satu jenis produk dan menawarkan pelayanan spesial terhadap produk tersebut. Barang-barang tersebut disimpan di sebuah tempat terbuka atau sebuah dasar meter kubik per bulan di lantai terbuka dari gudang.

Barang-barang seperti tembakau dan minuman berakohol impor disimpan di gudang ini. Ketika perusahaan memutuskan untuk menyimpan produk di tanah lapang, maka perusahaan tersebut harus secara khusus memilih suatu celah ruangan, yang disebut pergudangan umum (public warehousing) atau ruang sendiri maupun ruang sewa yang disebut pergudangan pribadi (private warehousing). Retailer warehouse adalah gudang pengecer, jadi dengan kata lain, gudang ini adalah gudang yang dimiliki toko yang menjual barang langsung ke konsumen.

Transaksi di dalam central warehouse meliputi penerimaan barang jadi (dari manufacturing warehouse, langsung dari pabrik, atau dari upplier), penyimpanan barang jadi ke gudang, dan pengiriman barang jadi ke distribution warehouse. cari gudang surabaya waringinwarehouse.com Yang dihasilkan dari produksi tersier adalah berupa pemberian fasilitas layanan (jasa) pendukung, bukannya barang-barang berwujud. Bon permintaan barang merupakan lembaran/formulis permintaan logistik dari setiap unit kerja dalam organisasi berkaitan dengan jenis spesifikasi logistik serta jumlah logistik yang ditujukan kepada bagian gudang.

Disamping itu setiap bukti pengeluaran logistik harus dihubungi nomor (sebagai nomor kode bukti keluar) sesuai urutan kronologis, yang kemudian nomor kode bukti keluar ini dituliskan pada kolom nomor kode bukti keluar dalam buku pengeluaran gudang maupun kartu persediaan. Disamping itu, setiap terjadi pencatatan pemasukan logistik ke dalam Buku Penerimaan Gudang harus diikuti bukti-bukti penerimaan barang (antara lain berupa nota, faktur, kwitansi, atau bukti yang lain, misalnya Surat penyerahan Barang dari Unit Pembelian). Sehubungan dengan administrasi penggudangan logistik tersebut, yang penting dalam kegiatan penggudangan harus ada Buku Penerimaan Gudang, Buku Pengeluaran Gudang, Kartu Persediaan/Stock, Bon permintaan Barang, dan Surat Penyerahan Barang.

2) Berdasarkan arah arus penerimaan dan pengeluaran logistik dan peralatan, tata letak ruang gudang perlu memiliki lorong dapat ditata berdasarkan sistem: Secara fisik maupun administratif barang-barang yang dimasukkan ke dalam gudang dapat dipertanggungjawabkan. Gudang merupakan jenis peralatan /tempat dengan sistem pengamanan yang dapat diandalkan dengan demikian barang akan mendapatkan jaminan keamanan baik dari bahaya pencurian, kebakaran, banjir, serta problem keamanan lainnya.

Barang-barang yang telah beredar di pasaran memiliki banyak macam, namun ada beberapa barang yang diminta selalu ada oleh konsumen. Yaitu usaha penimbunan dan penyimpanan barang dalam gudang atau lapangan penumpukan pelabuhan selama menunggu proses pemuatan ke atas kapal. Sebagai contoh, pengecer bisa memesan tambahan barang untuk memaksimalkan penjualan di toko atau ketika ada harga promosi dari pemasok jika membeli dalam jumlah besar.

Uncategorized

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*